Followers

Friday, February 8, 2008

kau

api yang merebak punca punah.
air yang sejuk alasan tenang,
hati yang merana adat hubungan,
namun jiwa tetap terus sengsara.

puas aku nyatakan yang aku bisa.
bisa menaut pada cinta dusta,
bisa setia pada kasih yang satu,
tapi aku tak bisa tetap padamu.

kadang-kdang sikap benci membara,
sebara api di neraka,
ku umpamakan diriku sebagai syaitan,
kerna kau punca aku.

wahai kasih,
wahai cinta,
jalanlah kau ke lembah punah,
damailah kau di lembah neraka.

(nukilan amirezka)

No comments:

AMIREZKA © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute